TERNATE, GO RMC.ID-Wakil Gubernur Maluku Utara, H. Sarbin Sehe, secara resmi membuka Pelatihan, Uji Kompetensi, dan Sertifikasi Tenaga Ahli Konstruksi yang digelar di Ruang Halmahera, Hotel Bela, Ternate, Senin (3/8/2026).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Maluku Utara, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, serta Balai Jasa Konstruksi Wilayah VII Jayapura sebagai upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor jasa konstruksi.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Sarbin Sehe menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga ahli konstruksi merupakan langkah strategis untuk mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas di Maluku Utara.
Ia menegaskan bahwa sertifikasi kompetensi menjadi bagian penting dalam mewujudkan tenaga kerja konstruksi yang profesional, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.
“Tenaga ahli konstruksi memiliki peran penting dalam memastikan setiap pembangunan berjalan sesuai standar mutu, keselamatan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Sarbin.
Wakil Gubernur juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu dan kompetensi yang diperoleh dapat diterapkan dalam pelaksanaan pembangunan di daerah.
Ketua Panitia, Saiful Amin, melaporkan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 123 peserta yang terbagi dalam empat bidang keahlian, yakni Tenaga Ahli Perencanaan Jembatan Rangka Baja sebanyak 29 peserta, Teknik Irigasi 31 peserta, Teknik Pantai 33 peserta, dan Teknik Air Minum 30 peserta.
Menurutnya, sebanyak 50 peserta mengikuti uji sertifikasi, sedangkan peserta lainnya menjalani pelatihan intensif yang menghadirkan pemateri dan asesor dari BUMN konstruksi, Balai Wilayah Sungai Maluku Utara, serta UPT Kementerian PUPR.
Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Nanan Abidin, yang hadir secara daring melalui Zoom, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Ia berharap pelatihan dan sertifikasi ini dapat meningkatkan kualitas tenaga konstruksi di Maluku Utara sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Asisten II Bidang Administrasi dan Pembangunan Setda Provinsi Maluku Utara, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi Maluku Utara, serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan di sektor jasa konstruksi. (Rey)