Sekda Rizal Marsaoly dampingi Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Sulawesi I Erpika Ansela Surira saat melakukan kunker di Kastela. (Foto: Humas)
TERNATE, GO RMC.ID-Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, memberikan apresiasi tinggi atas peluncuran Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026 di Kelurahan Kastela, Kecamatan Pulau Ternate, Selasa (19/5/2026).
Menurut Rizal, program yang digagas pemerintah pusat ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni.
“Pemerintah negara hadir untuk bagaimana menyiapkan rumah yang tadinya tidak layak huni menjadi layak huni,” ujar Rizal Marsaoly kepada media GO RMC.ID, Selasa (19/5/2026).
Rizal menegaskan, Pemerintah Kota Ternate menyambut baik program tersebut karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Ia menilai BSPS bukan sekadar bantuan fisik, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar warga, yakni tempat tinggal yang aman dan sehat.
Rizal juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat serta Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Sulawesi I yang telah mengalokasikan bantuan untuk Kota Ternate dan wilayah Maluku Utara.
Menurut Rizal, program ini sangat relevan bagi masyarakat yang terdampak bencana, termasuk warga di Pulau Batang Dua yang sebelumnya mengalami kerusakan rumah akibat bencana alam.
“Program ini nyata. Program ini bagian dari dukungan terhadap rumah yang ada di Pulau Batang Dua yang sebelumnya terkena bencana,” katanya.
Rizal memastikan Pemerintah Kota Ternate tidak akan melepas begitu saja pelaksanaan program tersebut.
Pemkot, kata dia, akan mengawal dan mengawasi seluruh proses agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan dilaksanakan sesuai ketentuan.
“Kami akan terus mengawal dan mengawasi agar program ini terlaksana dengan baik,” tegasnya.
Program BSPS Tahun 2026 sendiri memberikan bantuan sebesar Rp 20 juta per unit untuk rehabilitasi atau peningkatan kualitas rumah.
Di Kota Ternate, sebanyak 534 unit rumah diproyeksikan menerima bantuan tersebut, sementara total untuk Provinsi Maluku Utara mencapai 5.284 unit.
Sementara itu, Kepala Balai P3KP Sulawesi I, Erpika Ansela Surira, menjelaskan bahwa BSPS merupakan bantuan stimulan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman berupa rehabilitasi atau peningkatan kualitas rumah dengan nilai Rp20 juta per unit.
“Tahun 2026 Kota Ternate diperkirakan memperoleh alokasi 534 unit. Sedangkan total untuk Provinsi Maluku Utara mencapai 5.284 unit,” ungkap Erpika.
Menurutnya, jumlah tersebut melonjak tajam dibandingkan tahun 2025 yang hanya sebanyak 674 unit di seluruh Maluku Utara.
“Alokasi tahun ini meningkat hampir delapan kali lipat dibanding tahun sebelumnya,” jelasnya.
Erpika menambahkan, penerima bantuan merupakan masyarakat kategori desil 1 atau kelompok berpenghasilan rendah dengan pendapatan di bawah Rp 1 juta per bulan.
” Seluruh penerima akan didampingi tenaga pendamping lapangan sejak proses verifikasi hingga pembangunan rumah selesai,” ungkapnya.
Ia juga memastikan distribusi bahan bangunan akan mulai dilakukan pada 25 Mei 2026, sehingga proses rehabilitasi rumah dapat segera dimulai.
Dengan lonjakan alokasi bantuan yang signifikan, program BSPS 2026 diharapkan menjadi salah satu langkah konkret pemerintah dalam mempercepat pengentasan rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Maluku Utara.(Rey)