TERNATE, GO RMC.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate menyiapkan prosesi penghormatan terakhir bagi almarhum Burhan Abdurahman atau Haji Bur, mantan Wali Kota Ternate dua periode, yang makamnya akan dipindahkan dari Kabupaten Gowa, Makassar, ke Kota Ternate.
Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, mengatakan pemindahan makam dilakukan setelah pihak keluarga menerima informasi bahwa area pemakaman Covid-19 di Macanda, Makassar, akan dimanfaatkan kembali untuk kepentingan lain.
“Pihak keluarga telah menerima informasi bahwa seluruh makam di lokasi tersebut akan dipindahkan.
Pemerintah Kota Ternate siap membantu dan memfasilitasi proses pemindahan makam almarhum ke Ternate,” ujar Rizal Marsoaly usai rapat koordinasi, Jumat (8/5/2026).
Rapat koordinasi tersebut melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, pihak bandara, tokoh agama, serta keluarga almarhum.
Pertemuan itu digelar untuk mematangkan seluruh tahapan pemindahan, mulai dari aspek teknis, administrasi, hingga kesiapan prosesi penghormatan di Ternate.
Rizal menjelaskan, tim yang telah dibentuk dijadwalkan berangkat ke Makassar pada Minggu mendatang.
Proses pembongkaran dan pemindahan makam akan dilakukan pada Senin, sebelum rombongan kembali ke Ternate pada Selasa.
Setibanya di Ternate, jenazah almarhum akan dibawa ke rumah keluarga di Kelurahan Tanah Raja untuk disemayamkan sementara.
Setelah itu, Pemerintah Kota Ternate akan menggelar prosesi penghormatan terakhir di Kantor Wali Kota Ternate.
“Pak Wali Kota akan menyampaikan langsung penghormatan terakhir atas dedikasi almarhum selama memimpin Kota Ternate,” kata Rizal.
Usai prosesi penghormatan, jenazah almarhum Haji Bur akan dimakamkan kembali di Pekuburan Islam Ternate sesuai lokasi yang telah disiapkan pemerintah bersama pihak keluarga.
Pemerintah Kota Ternate juga membuka prosesi penghormatan terakhir tersebut untuk umum dan mengundang masyarakat hadir memberikan penghormatan kepada sosok yang pernah memimpin Kota Ternate selama dua periode itu.
“Masyarakat diundang untuk hadir dalam prosesi penghormatan terakhir sebagai bentuk penghargaan atas jasa almarhum,” pungkas Rizal. (Rey)