Thamrin Marsoly, Kepala Bapelitbangda Kota Ternate
TERNATE, GO RMC.ID-Pemerintah Pusat resmi menunjuk Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate sebagai salah satu daerah pilot project penerapan digitalisasi bantuan sosial (bansos).
Program tersebut mulai dijalankan melalui tahap awal berupa rapat koordinasi dan audiensi bersama sejumlah kementerian terkait di Kantor Bappelitbangda Kota Ternate.
Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Thamrin Marsaoly, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Sosial (Kemensos), serta Kementerian PAN-RB.
“Kemarin kita sudah rapat koordinasi atau audiensi sebagai tahapan awal pilot project digitalisasi bansos bersama kementerian terkait,” kata Thamrin Marsaoly kepada GO RMC.ID, Jumat (1/5/2026).
Menurutnya, digitalisasi bansos bertujuan untuk memastikan penyaluran bantuan sosial lebih tepat sasaran serta menghindari data penerima ganda. Sistem ini akan berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK).
“Dengan berbasis NIK, data penerima bisa lebih akurat dan menghindari potensi penerima ganda,” ujarnya.
Thamrin menambahkan, Bappelitbangda Kota Ternate ditetapkan sebagai sekretariat pelaksana pilot project tersebut.
Pemkot Ternate berharap program ini dapat meningkatkan transparansi dan efektivitas penyaluran bansos ke depan.
” Pemerintah pusat melalui KemenPAN-RB juga memberikan apresiasi kepada Pemkot Ternate atas kesiapan dalam mendukung program digitalisasi bansos tersebut,” tutup Thamrin. (Rey)