Gubernur Sherly Tjoanda didampangi Wagub Sarbin Sehe, Bupati James Uang dan Dirut BTN Nixon L.P. Napitupulu.(Rey/GO RMC.ID)
HALBAR, GO RMC.ID-Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda bersama Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) Nixon L.P. Napitupulu secara resmi memulai pembangunan 36 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Domato, Kecamatan Jailolo Selatan, Kabupaten Halmahera Barat, melalui seremoni peletakan batu pertama, Selasa (28/7).
Kegiatan yang juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe ini menandai komitmen kolaboratif antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan sektor perbankan dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat.
Pembangunan rumah-rumah tersebut didanai sepenuhnya melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BTN dengan total nilai Rp2,4 miliar.
Dalam sambutannya, Gubernur Sherly Tjoanda menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi BTN. Ia menekankan bahwa penyediaan rumah layak huni bukan sekadar soal atap dan dinding, melainkan fondasi utama bagi pembentukan karakter dan ketahanan keluarga.
“Rumah yang layak menjadi fondasi kehidupan. Dari keluarga yang kuat akan lahir desa yang kuat, kabupaten yang kuat, provinsi yang kuat, hingga negara yang kuat,” ujar Sherly di hadapan warga Domato dan para pejabat setempat.
Gubernur perempuan pertama di Maluku Utara ini juga mengenang pengalamannya mengunjungi Desa Sidangoli Dehe pada tahun 2025, di mana ia menyaksikan puluhan keluarga hidup di atas laut dengan kondisi yang jauh dari standar kelayakan selama hampir dua dekade.
Pengalaman itulah yang mendorong Pemprov Malut memprioritaskan relokasi dan pembangunan hunian baru bagi warga yang membutuhkan.
Sementara itu, Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu menyoroti potensi ekonomi Maluku Utara yang sangat menjanjikan. Ia mencatat bahwa pada Triwulan I 2026, pertumbuhan ekonomi provinsi ini mencapai 19,64 persen, tertinggi di Indonesia, yang ditopang oleh lonjakan sektor industri pengolahan sebesar 37 persen.
“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan diikuti oleh meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan keuangan maupun infrastruktur. Karena itu, BTN tidak hanya hadir sebagai bank, tetapi juga mendukung digitalisasi keuangan pemerintah, memperkuat sistem ekonomi, serta pelayanan publik,” jelas Nixon.
Seremoni peletakan batu pertama berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh warga Desa Domato. Pembangunan 36 unit RTLH ini merupakan tahap awal dari rencana besar yang menargetkan hingga 100 unit rumah layak huni, dengan dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan konsorsium perbankan Himbara.
Kehadiran rumah-rumah baru ini diharapkan tidak hanya memberikan tempat berlindung yang aman, tetapi juga membuka babak baru harapan bagi warga Domato untuk membangun kehidupan yang lebih sehat, bermartabat, dan sejahtera. (Rey)