Kepala BPJN Malut, Abdul Hamid Payapo memantau jembatan Akelamo Tidore Kepulauan. (Foto: BPJN)
TIDORE, GO RMC.ID-Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku Utara, H. Abdul Hamid Payapo, turun langsung meninjau progres penanganan Jembatan Akelamo di Sofifi, Kota Tidore Kepulauan, pada Rabu (3/6/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai rencana serta menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.
Dalam peninjauan tersebut, Abdul Hamid didampingi oleh Kepala Seksi Preservasi, Kasatker Wilayah II, serta sejumlah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang bertanggung jawab atas infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Maluku Utara.
Tim lapangan melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi konstruksi jembatan yang saat ini tengah dalam tahap perbaikan.
BPJN Maluku Utara menilai penanganan Jembatan Akelamo perlu dilakukan secara serius mengingat jembatan tersebut merupakan infrastruktur vital yang mendukung konektivitas masyarakat di kawasan Sofifi dan sekitarnya.
“Saat ini pekerjaan perbaikan masih berlangsung dan dikerjakan oleh pihak rekanan pelaksana. BPJN Maluku Utara terus melakukan pengawasan agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap mengedepankan aspek kualitas dan keselamatan konstruksi,” ujar Abdul Hamid Payapo kepada GO RMC.ID, Kamis (4/6/2026).
Abdul Hamid menegaskan bahwa percepatan penyelesaian pekerjaan menjadi perhatian utama. Hal ini dimaksudkan agar akses transportasi masyarakat dapat kembali normal sehingga aktivitas ekonomi maupun pelayanan publik tidak terganggu dalam jangka waktu yang lama.
Menyikapi kondisi jalan yang sedang diperbaiki, BPJN Maluku Utara telah mengalihkan arus lalu lintas untuk sementara melalui Jalan 40. Kebijakan ini diterapkan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memberikan ruang bagi pelaksanaan pekerjaan agar dapat berjalan lancar tanpa menghambat aktivitas masyarakat.
“Selama proses perbaikan berlangsung, arus lalu lintas untuk sementara dialihkan melalui Jalan 40. Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memberikan ruang bagi pelaksanaan pekerjaan agar dapat berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat,” jelasnya.
BPJN Maluku Utara mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu-rambu dan petunjuk lalu lintas yang telah dipasang di sekitar lokasi pekerjaan. Pengguna jalan juga diminta untuk menggunakan jalur alternatif yang telah disediakan demi keamanan bersama.
Dengan penanganan yang sedang dilakukan, diharapkan Jembatan Akelamo dapat kembali berfungsi secara optimal dan memberikan pelayanan transportasi yang aman dan nyaman, serta mendukung konektivitas antarwilayah di Kota Tidore Kepulauan. (Tim)