Sekda Rizal Marsaoly saat memimpin apel " Rabu Menyapa" di Kantor Bappelitbangda Kota Ternate. (Dok/Humas)
TERNATE, GO RMC.ID-Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM, memberikan klarifikasi tegas terkait tujuan program “Rabu Menyapa” yang rutin dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Ternate.
Saat memimpin apel pagi di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Rabu (15/4/2026), Sekda menegaskan bahwa program tersebut murni merupakan instrumen pengawasan kinerja dan sama sekali tidak berkaitan dengan kepentingan politik praktis.
“Perlu saya luruskan, Rabu Menyapa bukan agenda politik. Program ini hadir semata-mata untuk memastikan layanan publik di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjalan dengan baik dan maksimal,” ujar Sekda di hadapan Kepala Bappelitbangda Ir. Thamrin Marsaoly, SP., M.Sc beserta seluruh jajaran ASN.
Rizal menjelaskan bahwa komitmen pemerintah daerah melalui program ini adalah menjamin kualitas pelayanan kepada masyarakat tetap optimal di seluruh lini birokrasi.
Ia meminta seluruh pimpinan OPD untuk tidak salah persepsi dan fokus pada substansi peningkatan kinerja.
Dalam kesempatan yang sama, Sekda juga menyinggung tantangan keterbatasan anggaran yang dihadapi daerah saat ini.
Ia menekankan bahwa kondisi tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan standar kerja. Sebaliknya, hal itu harus memacu ASN untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi).
“Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk menurunkan kinerja. Justru kita dituntut lebih kreatif dan inovatif,” tegasnya.
Mengingat peran strategis Bappelitbangda sebagai pusat perencanaan pembangunan atau “jantung” pemerintah daerah, Sekda menginstruksikan agar seluruh program dikawal ketat agar sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Rizal juga mengingatkan kewajiban pelaksanaan apel pagi setiap hari Senin di seluruh OPD sebagai sarana konsolidasi dan mempererat solidaritas antar-ASN, yang akan dipantau langsung oleh dirinya.
Program “Rabu Menyapa” ini diharapkan dapat terus menjadi mekanisme kontrol internal yang efektif demi mewujudkan birokrasi Kota Ternate yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. (Rey)