TERNATE, GO RMC.ID-Proses seleksi jabatan Direktur Utama dan Dewan Pengawas Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale Kota Ternate resmi memasuki tahapan uji psikologi.
Sebanyak sepuluh peserta yang dinyatakan lulus administrasi mengikuti tes yang digelar di ruang rapat Kantor Bappelitbangda Kota Ternate, Rabu (14/1/2026).
Kegiatan ini turut dipantau langsung Ketua Panitia Seleksi (Pansel), H. Rizal Marsaoly.
Rizal menegaskan bahwa seluruh rangkaian seleksi dilaksanakan secara terbuka sejak masa pendaftaran, verifikasi berkas, hingga proses penilaian tahapan lanjutan.
Transparansi, kata dia, menjadi komitmen utama yang dipegang Pansel untuk memastikan proses rekrutmen berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.
“Semua tahapan seleksi kami laksanakan secara terbuka dan sesuai mekanisme. Peserta yang lulus administrasi telah diundang secara resmi untuk mengikuti tahapan selanjutnya,” ujar Rizal.
Ia menjelaskan, dari total 10 peserta yang mengikuti seleksi, terdapat tujuh orang calon direksi dan tiga orang calon dewan pengawas.
Pansel memastikan tidak akan membuka pendaftaran ulang karena jumlah peserta telah memenuhi batas minimal sesuai regulasi.
Rizal juga menegaskan bahwa peserta yang tidak hadir dalam tahapan lanjutan akan dinyatakan gugur otomatis.
Selain itu, seluruh peserta dipastikan memenuhi syarat non-partisan atau tidak berstatus sebagai anggota maupun pengurus partai politik.
Ketentuan ini merupakan salah satu syarat penting dalam rekrutmen pejabat BUMD demi memastikan bahwa direksi yang terpilih adalah figur profesional dan tidak memiliki konflik kepentingan.
Sementara itu, Sekretaris Pansel, Thamrin Marsaoly, menyampaikan bahwa seleksi terdiri dari empat tahapan utama yang saling berkaitan hingga mengerucut pada peserta terbaik.
Setelah uji psikologi, peserta akan melanjutkan ke tahapan evaluasi tulisan dan penyusunan makalah ilmiah yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Januari 2026.
Setelah seluruh hasil dievaluasi, peserta akan memasuki sesi wawancara final yang kemudian dilanjutkan dengan sesi temu bersama Wali Kota Ternate selaku kuasa pemilik modal.
Menurut Thamrin, seleksi calon direksi dan dewan pengawas kali ini memiliki urgensi tinggi mengingat Perumda Ake Gaale memegang peran strategis dalam penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat Kota Ternate.
Kinerja perusahaan daerah itu perlu diperkuat melalui kepemimpinan yang memiliki kompetensi, integritas, serta visi pengembangan yang jelas.
“Tujuan utama seleksi adalah menemukan pemimpin yang kompeten dan mampu menjalankan tugas secara optimal,” jelas Thamrin.
Ia memastikan seluruh rangkaian seleksi berlangsung sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk ketentuan BUMD dan PP Nomor 23 tentang kelembagaan Perumda.
Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama yang terus dijaga sepanjang proses tersebut.
Dengan berjalannya tahapan uji psikologi ini, seleksi Direksi dan Dewas Perumda Ake Gaale memasuki fase krusial sebelum mengerucut pada figur terbaik yang akan memimpin pengelolaan layanan air bersih di Kota Ternate. (Rey)