TERNATE,GO RMC.ID-Pemerintah Kota Ternate tak mau tertinggal dalam sinkronisasi pembangunan nasional.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, membawa langsung 27 usulan program strategis untuk diperjuangkan di tingkat pusat saat mengikuti Retret dan Rapat Koordinasi di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (28/10).
Kegiatan tersebut menghadirkan sejumlah kementerian yang memaparkan arah kebijakan pembangunan nasional, mulai dari Program Penyediaan 3 Juta Rumah, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel MP), penguatan UMKM, hingga Program Ekonomi Biru dan hilirisasi pertambangan.
Sekda Rizal menegaskan, seluruh kebijakan yang dipresentasikan kementerian memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan di Kota Ternate.
“Materi yang disampaikan kementerian ini perlu kita dalami, terlebih beberapa di antaranya berkaitan langsung dengan program kegiatan yang telah digagas pemerintah daerah,” tegas Rizal.
Sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rizal memastikan Ternate siap menindaklanjuti kebijakan yang selaras dengan kebutuhan masyarakat daerah.
Salah satu yang menjadi fokusnya adalah program Kopdeskel Merah Putih, yang dinilai bisa menjadi instrumen penting pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Dalam forum tersebut, Pemerintah Kota Ternate mengajukan 27 usulan program lintas sektor, meliputi bidang komunikasi digital, koperasi dan UKM, lingkungan hidup, pekerjaan umum, pemberdayaan perempuan, pendidikan, sosial, dan perumahan rakyat.
“Sebagian dari usulan itu sudah kami masukkan ke dalam KUA-PPAS APBD 2026, tetapi ada beberapa yang memerlukan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat,” ujarnya.
Rizal berharap, partisipasi aktif dalam forum IPDN Jatinangor ini menjadi momentum memperkuat jejaring koordinasi lintas kementerian sekaligus membuka peluang masuknya program strategis nasional ke Kota Ternate.
“Kami tidak ingin hanya menjadi penonton. Daerah harus proaktif menyelaraskan kebijakan pusat agar program nasional bisa benar-benar dirasakan masyarakat di daerah,” tandasnya. (Tim)