Sekda Kota Ternate, Dr. Rizal Marsoly didampingi Kadisnaker Kota Ternate
TERNATE, GO RMC.ID-Pelaku usaha di Kota Ternate kembali menerima bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate. Bantuan tersebut diserahkan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, usai melaksanakan program Rabu Menyapa di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ternate, Rabu (7/1/2026).
Sebanyak 29 pelaku usaha menjadi penerima bantuan yang dialokasikan melalui Disnaker Ternate.
Di hadapan para penerima, Rizal menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang telah dialokasikan pada tahun anggaran 2025.
Adapun jenis bantuan yang disalurkan meliputi mesin jahit, peralatan perbengkelan, serta perlengkapan untuk home industri, sebagai upaya memperkuat sektor usaha mikro agar dapat berkembang lebih produktif dan berdaya saing.
“Bantuan yang diserahkan ini sebanyak 12 unit mesin jahit dan sejumlah item lain yang telah dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan warga. Harapan dari Pak Wali, bantuan ini benar-benar dapat dimanfaatkan untuk mendukung usaha mereka,” ujar Rizal.
Ia menegaskan, Pemkot akan terus mengupayakan agar bantuan serupa dapat dialokasikan setiap tahun melalui APBD, meski dengan keterbatasan anggaran. Titik fokusnya adalah pemerataan agar seluruh pelaku usaha di Kota Ternate mendapatkan kesempatan yang sama.
“Saya berkomitmen memfasilitasi pelaku usaha di Kota Ternate. Nanti kita koordinasikan dengan kelurahan; jika ada warga yang sudah pernah mendapat bantuan, maka sementara dihentikan terlebih dahulu dan dialihkan kepada mereka yang belum pernah menerima,” jelasnya.
Rizal pun berharap bantuan tersebut tidak hanya menjadi simbol seremonial, tetapi benar-benar digunakan sesuai kebutuhan untuk mendorong peningkatan pendapatan dan keberlangsungan usaha.
Terpisah, Kabid Pelatihan dan Produktivitas Disnaker Kota Ternate, Mochtar Haeruddin, menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan sarana penunjang produktivitas UMKM. Menurutnya, penyaluran simbolis oleh Sekda menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan warga.
“Bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang memiliki usaha, baik secara mandiri maupun berkelompok. Harapannya tentu untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas mereka,” tandasnya. (Rey)