Kadis Perindag Malut, Yudhitya Wahab mendampingi Gubernur Sherly Tjoanda pada acara pasar murah di Ternate
TERNATE, GO RMC.ID-Pemerintah Provinsi Maluku Utara kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat.
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda menggelar Gebyar Pasar Murah sekaligus membagikan 1.000 paket sembako kepada warga di halaman Korem 152/Babullah, Kota Ternate, Rabu (17/12/2025).
Kegiatan ini digelar sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga kebutuhan pokok akibat bencana alam yang melanda sejumlah daerah produsen.
Sejak pagi, ratusan warga, mayoritas ibu rumah tangga, tampak memadati lokasi kegiatan dengan tertib dan antusias.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Gubernur Sherly menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk hadir langsung menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemprov Maluku Utara juga menaruh perhatian besar pada stabilitas harga dan pemenuhan kebutuhan pokok warga.
“Gubernur Serly merasakan langsung apa yang dirasakan masyarakat. Ketika harga barang naik dan kebutuhan dasar semakin sulit dipenuhi, pemerintah harus hadir melalui kebijakan yang tepat sasaran,” ujar Kepala Disperindag Perindustrian dan Perdagangan Maluku Utara, Yudhitya Wahab.
Yudhitya menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Disperindag Malut, Korem 152/Babullah, dan Polda Maluku Utara.
Secara keseluruhan, sebanyak 2.000 paket sembako disiapkan untuk dibagikan kepada masyarakat.
“Sebanyak 1.000 paket disalurkan hari ini di Korem 152 Ternate. Sementara 1.000 paket lainnya akan dibagikan melalui kegiatan serupa bersama Polda Maluku Utara yang dipusatkan di halaman Kantor Polda Malut di Sofifi,” jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Korem 152 yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas instansi sangat penting dalam memastikan kesejahteraan masyarakat.
“Korem sangat menyambut baik kegiatan ini. Selain menjaga keamanan, TNI juga memiliki peran sosial untuk mendukung kesejahteraan masyarakat, sehingga kolaborasi ini sangat tepat,” tambah Yudhitya.
Berbeda dari pelaksanaan pasar murah yang biasanya digelar menjelang hari besar keagamaan, kegiatan kali ini dilaksanakan sebagai respons atas kondisi ekonomi terkini.
Pemerintah daerah berharap intervensi pasar ini dapat menekan gejolak harga dan membantu masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.
Pantauan di lokasi menunjukkan warga dengan tertib mengantre untuk menerima paket sembako serta membeli kebutuhan pokok di gerai pasar murah dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Melalui kegiatan ini, Pemprov Maluku Utara berharap dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, khususnya menjelang akhir tahun. (Tim)