TERNATE,GO RMC.ID- Upaya kolaboratif dan kerja keras Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate dalam menekan angka stunting akhirnya membuahkan hasil membanggakan di tingkat nasional.
Tahun 2025 ini, Kota Ternate resmi ditetapkan sebagai Kota Berkinerja Baik dalam program pencegahan dan percepatan penurunan stunting tahun 2024, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 440.5.5/Kep/Bangda/2025.
Penetapan tersebut diumumkan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 yang digelar di Jakarta, Rabu (12/11/2025).
Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil dalam penanganan stunting.
Untuk wilayah Provinsi Maluku Utara, dua daerah berhasil meraih predikat bergengsi ini, yakni Kota Ternate dan Kabupaten Pulau Taliabu.
Dalam arahannya, Wapres Gibran Rakabuming Raka menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah yang berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar program nasional percepatan penurunan stunting berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Program ini harus kita kawal bersama. Kuncinya adalah sinergi antara pusat dan daerah. Saya yakin Bapak dan Ibu yang hadir di sini memahami lapangan dan mengerti kebutuhan masyarakat,” ujar Wapres Gibran.
Berdasarkan data nasional, prevalensi stunting pada tahun 2024 tercatat turun menjadi 19,8 persen, atau berkurang sekitar 357.000 anak dibandingkan tahun sebelumnya.
Angka ini bahkan melampaui proyeksi Bappenas sebesar 20,1 persen. Pemerintah menargetkan pada tahun 2029 angka stunting nasional dapat ditekan hingga 14,2 persen, seiring dengan penurunan kasus balita wasting, overweight, dan anemia pada ibu hamil.
Sementara itu, Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan, capaian ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh pihak, baik jajaran Pemkot Ternate, tenaga kesehatan, kader Posyandu, PKK, maupun masyarakat yang terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting di lapangan.
“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah bukti nyata dari kerja sama lintas sektor yang solid. Keberhasilan menekan angka stunting bukan hanya prestasi pemerintah, tetapi buah dari gotong royong seluruh masyarakat Kota Ternate,” ujar Wali Kota.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Ternate untuk terus memperkuat komitmen dalam menurunkan angka stunting melalui pendekatan keluarga dan pemberdayaan masyarakat. Pemkot Ternate akan terus mengoptimalkan peran Posyandu dan PKK dalam edukasi gizi keluarga, memperkuat sistem pemantauan tumbuh kembang anak berbasis data terintegrasi, serta memperluas kampanye kesehatan dan gizi seimbang di sekolah dan lingkungan masyarakat.
Menanggapi capaian tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, SE, MM, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergi nyata seluruh perangkat daerah dan peran aktif masyarakat.
Menurutnya, program penurunan stunting di Kota Ternate tidak hanya berfokus pada aspek kesehatan, tetapi juga mencakup peningkatan kualitas lingkungan, pendidikan keluarga, dan ketahanan pangan masyarakat.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa kolaborasi antar perangkat daerah berjalan dengan baik. Semua OPD bekerja dalam satu visi yang sama untuk menurunkan angka stunting, mulai dari perencanaan, intervensi lapangan, hingga evaluasi hasil. Inilah bentuk nyata sinergi dan gotong royong yang menjadi kekuatan Ternate,” ujar Rizal.
Ia juga menambahkan bahwa keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen Wali Kota Ternate yang terus menekankan pentingnya pembangunan sumber daya manusia sejak dini sebagai fondasi kemajuan daerah.
“Kami tidak berhenti di penghargaan ini. Pemkot Ternate akan terus memperkuat kerja kolaboratif lintas sektor agar setiap anak di kota ini tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tandasnya.
Wali Kota Tauhid pun menegaskan, keberhasilan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah yang lebih besar untuk membangun generasi masa depan Ternate yang sehat dan unggul.
“Penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran Pemkot Ternate untuk terus bekerja lebih baik demi masa depan generasi muda Ternate yang sehat, berkarakter, dan bebas stunting,” tutupnya. (Tim)