TERNATE,GO RMC.ID-Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate berencana melakukan review Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025-2029 menyusul rencana pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat mulai tahun 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menjelaskan bahwa pemangkasan TKD akan berdampak signifikan terhadap pelaksanaan program dan pencapaian target RPJMD.
“RPJMD 2025-2029 yang awalnya disusun dalam kondisi normal perlu direview kembali karena adanya pemotongan TKD tahun depan,” ujar Rizal Marsoly, Kamis (6/11/2025).
Ia menambahkan, pengurangan alokasi TKD berpotensi membuat beberapa indikator pembangunan tidak tercapai, karena sejumlah kegiatan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis kemungkinan tidak bisa dijalankan.
“Pemotongan TKD pasti berpengaruh terhadap capaian indikator. Banyak kegiatan OPD yang tidak bisa dijalankan, sehingga target RPJMD tidak akan normal,” jelasnya.
Rizal juga menyebut, sejumlah indikator nantinya akan disesuaikan dengan program dan kegiatan yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) masing-masing dinas.
“Kami khawatir saat penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir tahun di DPRD, target-target itu tidak tercapai,” tambahnya.
Untuk itu, Pemkot Ternate akan mengusulkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Ternate agar melakukan review RPJMD 2025-2029 pada Desember 2025, guna menyesuaikan arah pembangunan daerah dengan kemampuan keuangan yang tersedia, tutup Rizal. (Tim)