TERNATE,GO RMC.ID-Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, secara resmi membuka kegiatan Fun Walk and Run 2025, Minggu (1/11/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Hari Guru Nasional (HGN), serta HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Ternate.
Acara yang berlangsung meriah itu diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan masyarakat, termasuk guru, pelajar, dan komunitas olahraga.
Ketua Panitia, Wahda S. Umsohy, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara PGRI dan DWP Kota Ternate.
“Kolaborasi ini menjadikan pencanangan kegiatan terasa lebih meriah karena diisi dengan berbagai aktivitas seperti fun run, pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian makanan tambahan, donasi sampah (charity garbage), hingga berbagai lomba seperti mewarnai, e-reporting, tenis meja, desain flyer, dan geliat bank sampah,” ujar Wahda.
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperkuat semangat cinta tanah air, solidaritas, dan kesetiakawanan antar anggota PGRI, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap organisasi profesi guru tersebut.
“Selain itu, juga untuk mendorong kreativitas, profesionalisme, dan dedikasi guru dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua PGRI Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menegaskan bahwa meski Ternate tidak memiliki sumber daya alam melimpah seperti daerah lain, namun memiliki investasi besar di sektor sumber daya manusia (SDM).
“Hari ini PGRI punya tanggung jawab besar untuk meningkatkan kapasitas guru dan menciptakan pendidikan yang berkualitas di Kota Ternate,” kata Rizal.
Ia juga memastikan kegiatan serupa tahun depan akan digelar lebih besar dan meriah.
“Apa yang dilakukan hari ini tidak berhenti di garis finis, tapi menjadi spirit bagi seluruh guru untuk terus berperan memajukan pendidikan bermutu di Kota Ternate,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman mengapresiasi antusiasme peserta yang mencapai ratusan orang dari kategori 3K, 5K, hingga 10K, termasuk peserta dari Tidore dan Jailolo.
“Kegiatan olahraga seperti jalan santai dan lari kini menjadi tren positif di berbagai daerah. Selain menyehatkan, juga mempererat silaturahmi masyarakat,” ungkapnya.
Tauhid menambahkan, kegiatan yang digelar bersamaan dengan Car Free Day ini turut menghadirkan pelaku UMKM lokal, sehingga menjadi potret kehidupan kota yang aktif dan produktif.
“Di usia PGRI yang ke-80 tahun ini, kita semua punya tanggung jawab bersama untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan pendidikan, karena itu adalah investasi yang paling abadi,” pungkasnya. (Tim)